Biografi Baskara Putra: Sosok di Balik Hindia dan .Feast

Biografi Baskara Putra Sosok di Balik Hindia dan .Feast

Biografi Baskara Putra menjadi semakin banyak dicari sejak namanya melejit melalui proyek musik Hindia dan band rock alternatif .Feast. Ia dikenal sebagai musisi yang bukan hanya jago merangkai melodi, tapi juga menulis lirik yang penuh makna dan reflektif.

Di tengah industri musik yang kerap menyajikan lagu-lagu catchy tanpa kedalaman, Baskara hadir membawa suara kejujuran, keresahan, dan narasi yang dekat dengan realitas anak muda Indonesia. Lagu-lagu seperti Secukupnya, Evaluasi, hingga Dehidrasi bukan sekadar karya seni, tetapi potret emosional yang jujur dan menyentuh.

Melalui artikel ini, kita akan menyelami biografi Baskara Putra secara lebih dalam—dari kehidupan awal, perjalanan musikal, hingga filosofi kreatif yang ia pegang teguh.

Biodata Singkat Baskara Putra

  • Nama Lengkap: Baskara Putra Sandi
  • Nama Panggung: Hindia / Baskara Putra
  • Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia
  • Tanggal Lahir: 22 Februari 1994
  • Pendidikan: Universitas Indonesia (FISIP – Ilmu Komunikasi)
  • Profesi: Musisi, Penulis Lagu, Vokalis
  • Grup Musik: .Feast (vokalis), Hindia (solo project)
  • Genre: Rock alternatif, Indie, Pop, Eksperimental
  • Label: Sun Eater

Biografi Baskara Putra Lengkap

Biografi Baskara Putra adalah potret perjalanan seorang musisi muda Indonesia yang berhasil menyuarakan keresahan generasi melalui musik. Artikel ini menyajikan informasi lengkap mulai dari latar belakang keluarga, awal karier, karya musik bersama .Feast dan Hindia, filosofi kreatifnya, hingga dampaknya di industri musik. Jika kamu penasaran siapa sebenarnya Baskara di balik lirik-lirik yang menyentuh, di sinilah jawabannya.

Latar Belakang dan Masa Kecil

Dengan nama lengkap Baskara Putra Sandi, ia lahir di jakarta pada tanggal 22 Februari 1994. Dalam biodatanya ini tak lepas dari pengaruh lingkungan keluarga yang mendorongnya berpikir bebas. Ia lahir di Jakarta, besar dalam lingkungan urban yang memaparkannya pada banyak isu sosial sejak muda.

Mengenyam pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, Baskara kemudian melanjutkan studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (FISIP UI). Di kampus inilah ia mulai aktif di kegiatan seni dan budaya, yang kemudian membuka jalannya ke dunia musik.

Dalam beberapa wawancara, Baskara mengaku bahwa ia tumbuh sebagai anak yang pemikir, sering mempertanyakan banyak hal, dan cenderung introvert. Ketertarikannya pada musik mulai tumbuh saat remaja. Ia menyebut bahwa Radiohead, Efek Rumah Kaca, hingga musisi internasional seperti Bon Iver menjadi inspirasi awal dalam menulis musik yang jujur dan emosional.

Awal Karier Musik

Karier musik Baskara dimulai lebih serius saat ia tergabung sebagai vokalis band .Feast, yang dikenal dengan gaya musik rock eksperimental dan lirik politis. Bersama .Feast, Baskara menulis lagu-lagu yang penuh kritik sosial, seperti Peradaban, Kami Belum Tentu, dan Berita Kehilangan.

Band ini menjadi medium awal Baskara Putra untuk mengolah keresahannya terhadap isu lingkungan, ketimpangan sosial, hingga kegelisahan anak muda urban. Di “.Feast”, ia dikenal vokal, tegas, dan berani menyampaikan kritik melalui lirik yang eksplosif.

Proyek solo Hindia benar-benar meledak lewat album debutnya Menari Dengan Bayangan (2019). Lagu-lagu seperti “Secukupnya”, “Rumah ke Rumah”, dan “Evaluasi” langsung mendapat tempat di hati pendengar muda karena menyentuh tema kesehatan mental, quarter life crisis, dan relasi sosial.

Lirik-lirik Baskara terasa personal namun universal. Ia tidak takut mengekspresikan kelemahan, rasa kehilangan, hingga trauma keluarga. Banyak pendengar merasa seperti “didengar” lewat lagunya.

Album ini juga menunjukkan kekuatan naratif dan produksi musik yang matang, menunjukkan bahwa Hindia bukan proyek iseng, melainkan karya otentik dan jangka panjang.

Filosofi Musik dan Pengaruh

Baskara dikenal sebagai musisi yang tidak ingin membohongi dirinya sendiri. Ia tak ingin terjebak dalam pencitraan, dan selalu berusaha menyampaikan musik sebagaimana dirinya berpikir dan merasa. Ia banyak berbicara soal kesehatan mental, hubungan keluarga, patah hati, bahkan kritik terhadap toxic positivity.

Ia pernah berkata bahwa dirinya tidak ingin jadi role model sempurna, tapi cukup menjadi contoh orang yang berani jujur. Biografi Baskara Putra tak hanya tentang musik, tapi juga bagaimana ia memaknai hidup dan membaginya lewat lirik.

Tak heran jika banyak penggemar merasa terhubung secara emosional dengan karyanya. Mereka tidak hanya mendengar lagu, tapi juga merasa didengar.

Meski berangkat dari ranah indie, karya-karya Baskara menuai banyak apresiasi dari pelaku industri musik nasional. Ia dinilai sukses membangun narasi unik yang personal tapi universal. Beberapa penghargaan dan nominasi pun ia terima, termasuk dari AMI Awards dan media musik nasional.

Baskara juga menjadi tokoh yang disegani di kalangan musisi muda karena konsistensinya mengangkat tema-tema non-populer ke dalam ruang arus utama. Ia tidak takut membicarakan topik sensitif, tidak juga memaksakan dirinya menjadi produk pasar.

Penutup

Di luar panggung, Baskara dikenal sederhana dan sedikit tertutup. Ia jarang memamerkan kehidupan pribadi di media sosial. Namun dari lagu-lagunya, kita tahu ia adalah pribadi yang sensitif dan reflektif.

Ia juga aktif dalam podcast, diskusi musik, dan kadang terlibat dalam proyek kolaborasi untuk komunitas kreatif. Bahkan, ia dikenal dekat dengan para penggemarnya melalui obrolan di media sosial dan live session yang hangat dan jujur.

Dalam beberapa kesempatan, Baskara menyebut bahwa ia ingin terus menulis—bukan hanya musik, tapi juga esai, buku, bahkan naskah film. Ia juga ingin menjadi mentor bagi musisi muda. Ia ingin Hindia terus berkembang, bukan sekadar sebagai proyek musik, tapi ruang diskusi dan terapi kolektif. Ia juga ingin agar label independen seperti Sun Eater menjadi rumah aman bagi ekspresi kreatif di Indonesia.

Biografi Baskara Putra adalah kisah tentang kejujuran yang ditransformasikan menjadi karya seni. Ia bukan sekadar musisi, tapi juga penutur kisah, pengarsip emosi kolektif, dan pencipta ruang aman melalui lirik. Di tengah industri yang serba cepat dan penuh tuntutan, Baskara membuktikan bahwa menjadi otentik tetap bisa diterima—bahkan dicintai.

Musiknya tidak hanya membuat pendengarnya mengangguk, tapi juga membuat mereka berpikir, merasa, dan mengenali dirinya sendiri. Ia adalah suara dari generasi yang butuh ruang untuk menangis dan tertawa tanpa topeng.

Kategori:

Pos Berikutnya:

Bagaimana Pendapatmu:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait:

Biografi Doel Sumbang menjadi salah satu topik paling dicari oleh para penikmat musik Indonesia, khususnya mereka yang mencintai kekayaan budaya Sunda. Sebagai musisi legendaris dengan....

Biografi Elia Myron semakin banyak dicari publik, terutama di tengah perbincangan hangat soal peran media sosial dalam isu-isu keagamaan. Dikenal juga dengan nama Elia Hathaway,....

Fattah Syach adalah salah satu aktor muda Indonesia yang namanya tengah naik daun di industri hiburan. Lahir dari keluarga selebriti ternama, Profil Fattah Syach berhasil....

Biodata Carmen H2H lengkap dan terbaru, idol K-Pop asal Indonesia yang debut bersama H2H atau Hearts2Hearts di bawah SM Entertainment. Kehadiran Carmen di industri K-Pop....

Biografi Vania Winola Febriyanti – Yang Akrab dipanggil Vania adalah Influencer Muda Inspiratif dari Surabaya, Jawa Timur. Profil dari Sosok inspiratif ini mulai dikenal luas....

Yui Aragaki, yang akrab disapa “Gakki”, adalah seorang aktris, model, dan penyanyi Jepang paling terkenal dalam dua dekade terakhir yang dikenal karena bakat dan pesonanya....

TERBARU

KATEGORI

Join the Newsletter !