Ada Yonath, biofisikawan asal Israel, lahir pada 22 Juni 1939 di Yerusalem dalam keluarga sederhana. Meski hidup dalam keterbatasan, ia memiliki rasa ingin tahu besar dan ketertarikan pada ilmu pengetahuan sejak kecil. Setelah kehilangan ayahnya, ia bekerja untuk membantu keluarganya sambil tetap bersekolah. Yonath menempuh pendidikan di Hebrew University of Jerusalem sebelum meraih gelar doktor dari Weizmann Institute of Science.
Ia mendirikan laboratorium pertama di Israel yang fokus pada kristalografi biomolekuler dan mulai meneliti struktur ribosom sejak 1970-an. Yonath menghadapi banyak tantangan, namun pada 1980-an ia mengembangkan cryocrystallography, teknik inovatif yang memungkinkan analisis struktur biomolekul dalam kondisi suhu rendah. Penelitiannya berhasil mengungkap struktur tiga dimensi ribosom, yang berdampak besar pada pengembangan antibiotik. Baca hanya di BriograFIND.com
Pada 2009, Yonath dianugerahi Nobel Kimia bersama Venkatraman Ramakrishnan dan Thomas Steitz. Ia juga menerima penghargaan prestisius seperti Wolf Prize dan L’Oréal-UNESCO Award. Hingga kini, ia terus meneliti di Weizmann Institute, menggali lebih dalam tentang ribosom dan asal mula kehidupan. Yonath menjadi simbol dedikasi dalam dunia sains. Baca Biodata Ada Yonath Selengkapnya…..